[Catatan Latihan Bahasa Inggris] Chapter 2

 Penggunaan am / is / are (to be), sering kali dianggap remeh dan kalau terlewat satu adau dua hal kita bisa melewatkan banyak hal. terkadang belajar bahasa Inggris sering kali terasa sederhana di permukaan, tetapi menjadi rumit ketika kita mulai membandingkannya dengan bahasa Indonesia yang kita gunakan sehari-hari. Dalam bahasa Inggris, unsur ini hampir selalu hadir ketika kita ingin menyatakan identitas, kondisi, atau lokasi. Sementara itu, dalam bahasa Indonesia, fungsi yang sama sering kali disampaikan tanpa kata penghubung yang eksplisit, terutama dalam percakapan sehari-hari.

Perbedaan inilah yang kerap menyebabkan kesalahan umum bagi pembelajar bahasa Inggris, seperti menghilangkan to be dalam kalimat sederhana. Sejatinya masalahnya bukan semata-mata pada hafalan rumus, melainkan pada perbedaan cara kedua bahasa membangun makna dan struktur kalimat. Bahasa Inggris menuntut kehadiran linking verb untuk menghubungkan subjek dengan informasi yang mengikutinya, sedangkan bahasa Indonesia lebih fleksibel dan kontekstual.

Melalui pembahasan ini, saya pribadi tidak hanya mengajak pembaca memahami bagaimana am / is / are digunakan, tetapi juga mengapa bentuk tersebut wajib hadir dalam bahasa Inggris. Dengan demikian menyadari bagaimana bahasa Inggris bekerja dan bagaimana bahasa ini bisa sangat susah jika diterapkan dalam bahasa Indonesia sehari-hari.

Link Materi

Popular posts from this blog

Analisis Kasus Injustis dalam Novel "The Stoning of Soraya M."

[Catatan Latihan Bahasa Inggris] Chapter 1