Posts

[Catatan Latihan Bahasa Inggris] Chapter 2

 Penggunaan  am / is / are (to be),  sering kali dianggap remeh dan kalau terlewat satu adau dua hal kita bisa melewatkan banyak hal. terkadang b elajar bahasa Inggris sering kali terasa sederhana di permukaan, tetapi menjadi rumit ketika kita mulai membandingkannya dengan bahasa Indonesia yang kita gunakan sehari-hari. Dalam bahasa Inggris, unsur ini hampir selalu hadir ketika kita ingin menyatakan identitas, kondisi, atau lokasi. Sementara itu, dalam bahasa Indonesia, fungsi yang sama sering kali disampaikan tanpa kata penghubung yang eksplisit, terutama dalam percakapan sehari-hari. Perbedaan inilah yang kerap menyebabkan kesalahan umum bagi pembelajar bahasa Inggris, seperti menghilangkan to be dalam kalimat sederhana. Sejatinya masalahnya bukan semata-mata pada hafalan rumus, melainkan pada perbedaan cara kedua bahasa membangun makna dan struktur kalimat. Bahasa Inggris menuntut kehadiran linking verb untuk menghubungkan subjek dengan informasi yang men...

[Catatan Latihan Bahasa Inggris] Chapter 1

Ketika ingin belajar bahasa inggris seringkali menjumpai berbagai referensi ajar dan buku kilat belajar mandiri dan berbagai sumber yang akhirnya membuat kewalahan dan bingung harus mulai dari mana. Terkadang terlalu banyak materi, metode dan sumber rujukan belajar membuat pembelajaran makin tidak terarah, Harus mulai dari mana? Apa yang penting dipelajari dahulu? Sudah benar belum grammar-nya ? Pertanyaan yang serupa seringkali muncul dari pelajar yangtidak memiliki latar belakang ilmu sastra atau bahkan linguistik. Sebagai lulusan Hubungan Internasional yang tidak memiliki latar belakang sastra dan linguistik, pendekatan yang seringkali muncul ketika memahami bahasa inggris bukan sebagai kajian sastra, melainkan sebagai alat komunikasi lintas negara. Seringkali menjumpai pemimpin negara memiliki aksen dan logat yang sangat kental dari negara asalnya. Alasan dasar pemimpin negara menggunakan bahasa inggris adalah dengan mengantisipasi pengalih bahasa agar pesan yang disampaikan se...

Analisis Kasus Injustis dalam Novel "The Stoning of Soraya M."

The Stoning of Soraya M. - Freidoune Sahebjam (1994/160 Halaman) Richard Seaver (Translator) Setiap halaman dalam membaca buku ini saya merasa ada yang mengganjal, mengoyak nurani, humor terhadap realita  dan memaksa saya untuk merenungkan makna terdalam dari kemanusiaan itu sendiri. "The Stoning of Soraya M.," sebuah karya yang ditulis oleh Freidoune Sahebjam. Sebuah kisah dari desa terpencil di Iran, menceritakan kisah tragis seorang perempuan bernama Soraya Manutchehri. Terdapat berbagai lapisan dan kompleksitas dari tragedi yang menimpa Soraya. Buku yang sangat brutal namun jujur mengungkap bagaimana relasi kuasa yang timpang, otoritas agama yang disalahgunakan, kerapuhan maskulinitas, serta kekolotan masyarakat dapat menjadi bencana bagi Soraya. Lebih jauh, saya menelaah bagaimana dinamika ini tidak hanya mencerminkan kondisi sosial-politik di tingkat lokal, tetapi juga menawarkan perspektif krusial dalam memahami isu-isu global seperti hak asasi manusia, keadilan gender...